RIJALUL ANSOR BAWANG

BLOGE WONG ANSOR BAWANG

PENYEMATAN TANDA PESERTA PKD dan DIKLATSAR

PKD ANSOR dan DIKLATSAR BANSER Kec.Bawang 2014.

APEL BANSER DALAM RANGKA DIKLATSAR BANSER BAWANG

PKD ANSOR dan DIKLATSAR BANSER Kec.Bawang 2014 DI LAP. SURJO BAWANG.

PUNGGAWANE RIJALUL ANSOR BAWANG

Pembacaan Rotibu al-Athos oleh Ketua MWC NU Bawang Bapak Masykur, S.Ag.

PENGURUS PAC ANSOR BAWANG

Pelantikan Kepengurusan PAC Ansor Bawang Nopember 2013.

ATRAKSI BANSER SATKORYON BAWANG

Dalam rangka Harlah NU ke 90 di SMK Ma'arif NU Bawang Nopember 2013.

SECHER MANIA LAGI MAKAN PINCUKAN

RIJALUL ANSOR KAB. BATANG DI MASJID JAMI' ALMUTTAQIN BAWANG.

RIJALUL ANSOR DI DONOWODO

Selapanan Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC Bawang, bertepatan di Dukuh Donowodo Candigugur Bawang.

Jumat, 15 November 2013

PELANTIKAN BERSAMA MWC NU, MUSLIMAT NU, DAN PAC GP ANSOR






Bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 Nopember 2013, MWC NU, Muslimat NU, dan PAC GP Ansor NU Kec. Bawang Kab. Batang mengadakan pelantikan bersama yang diselenggarakan di halaman SMK Ma’arif NU Bawang.
Acara tersebut dikemas dengan Sunatan Masal yang disponsori oleh Muslimat NU dan JTC Group, Pawai Ta’aruf Pelajar NU se-Kec. Bawang, Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor dan Atraksi Banser se-Kec. Bawang. Dalam kesempatan tersebut hadir pula Pengurus Cabang NU, Pengurus Cabang Muslimat NU, dan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Batang untuk mengambil sumpah pada masing-masing pengurus yang dilantik. Dalam sambutan PC NU Kab. Batang menyoroti tentang keprihatinan akhir-akhir ini yang semakin banyak gerakan-gerakan yang menyimpang dari ajaran Ahlussunah wal Jama’ah, maka dari itu tugas Lembaga Dakwah adalah untuk lebih pro aktif dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang faham ke-Aswajaan yang sesungguhnya, dan juga menyoroti tentang aset masjid, mushola (langgar) NU yang sampai sekarang PC NU belum bisa memberikan keterangan yang pasti tentang berapa banyak masjid dan mushola NU dikarenakan masih banyak masjid dan mushola NU yang belum tercatat di pemerintah berkaitan dengan sertifikat, untuk itu PC NU menghimbau kepada para ta’mir masjid atau mushola NU untuk segera mendata dan menyerahkan ke PC NU untuk didata, sehingga jumlah masjid dan mushola NU se-Kab. Batang itu ada berapa.
Sementara itu dalam sambutan singkatnya Pengurus Muslimat NU Cabang Batang mengajak kepada pengurus baru untuk bersama-sama menjalankan roda organisasi sesuai dengan AD/ART Muslimat NU dan bekerja secara ikhlas karena pengurus Muslimat NU tidak ada yang membayar dan yang membayar nantinya Allah SWT.
Untuk pelantikan yang terakhir adalah dari Gerakan Pemuda Ansor, sementara dalam sambutan Pengurus Gerakan Pemuda Ansor Pimpinan Cabang Batang, mengucapak terimakasih kepada pengurus yang kemarin ya’ni di bawah kepemimpinan Saudara Ahmad Munir, S.Ag., S.Pd, yang cukup berhasil menggerakkan Gerakan Pemuda Ansor di Kec. Bawang yang terbukti dengan munculnya Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor di Kec. Bawang kegiatan Ansor di Bawang sangat luar biasa, terutama Banser-banser pemula berduyun-berduyun/berbondong-berbondong mendaftarkan diri untuk menjadi anggota Banser, itu menunjukkan keberhasilannya. Untuk itu Pimpinan Cabang GP Ansor Cabang Batang mengajak kepada pengurus baru, yang baru saja dilantik untuk lebih semangat dalam bekerja di Ansor demi lebih majunya Ansor di Kec. Bawang.
Melihat akhir-akhir ini banyak remaja-remaja yang kurang peduli dengan kegiatan keagamaan, maka itu termasuk menjadi tugas pengurus Ansor untuk mengajak atau mengenalkan apa itu Ansor dan apa itu NU, sehingga ke depan bangsa ini tidak akan kehilangan jati dirinya sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang harus kita jaga keutuhannya sampai yaumul qiyamat.
Menutup rangkaian acara pelantikan bersama pengurs MWC NU, Muslimat NU, dan GP Ansor PAC Bawang ya’ni gema Sholawat Rijalul Ansor yang menjadikan SMK Ma’arif NU Bawang bergetar dengan lantunan alunan sholawat dan syi’ir Ijo-ijo lambang NU dan dipungkasi dengan syi’ir Padang Bulan sebagai syi’ir kebanggaan Rijalul Ansor dan secher mania.

Sabtu, 09 November 2013

MAJELIS DZIKIR DAN SHOLAWAT RIJALUL ANSOR DONOWDOD




Dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyah 1435 dan Santunan Anak Yatim sekaligus peringatan Hari Pahlawan, dan Pendidikan Latihan (Diklat) SAR Banser Dukuh Donowodo Desa Candigugur Kec. Bawang mengadakan pengajian umum yang dikemas dengan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC Bawang.
Pada kesempatan itu pembacaan Maulid Simtu Duror dipimpin langsung oleh Habib Ali Zainal Abidin beserta rombongan dari Pekalongan. Alhamdulillah berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, Panitia pengajian mengundang Habib Ali Zainal Abidin beserta rombongan dan ternyata bisa hadir di tengah-tengah penggila Sholawat Rijalul Ansor dan masyarakat Donowodo khususnya. Sehingga meskipun gerimis rintik-rintik, semangat secher mania tetap menyala sehingga kegiatan tersebut benar-benar berjalan sesuai dengan rencana.
Kegiatan Rijalul Ansor tersebut (09 Nopember 2013) dihadiri oleh lebih dari dua ribu orang, mengingat kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Habib Ali Zainal Abidin dari Pekalongan, sehingga antusiasme masyarakat dan secher mania luar biasa.
Pada kegiatan tersebut panitia tidak tanggung-tanggung, yang biasanya kegiatan di dukuh-dukuh lain menggunakan tratak panggung dan sound system local, tapi kali ini panitia menggunakan luar kota yang cukup luar biasa sehingga suara sound sangat enak, panggung sangat megah.
Sementara pagi harinya (10 Nopember 2013) MWC NU. Muslimat NU dan Asor NU akan mengadakan kegiatan Pelantikan bersama yang dikemas dengan Sunatan Masal, Jalan Santai Pelajar NU, dan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor, sehingga Pengurus/Panitia pelantikan tersebut sangat sibuk, akan tetapi tetap menghadiri acara Rijalul Ansor di Dukuh Donowodo Desa Candigugur Kec. Bawang.

Habib Ali Zainal Abidin



Secher Mania
DIKLAT SAR BANSER,
Ansor Bawang semakin maju dan semakin Rahmatan Lil 'Alamiin. Amiin
 

Kamis, 07 November 2013

PENGURUS PAC GP ANSOR BAWANG 2013-2017

PEMBINA :
1. Ahmad Munir, S.Ag, S.Pd
2. Ahmad Fadholi, S.Pd, S.Pd.I
3. Masykur, S.Ag
KETUA :
1. Aminudin Norsyam, S.Pd
2. Abdul Haris
3. Afifudin Ikhsan
SEKRETARIS :
1. Sami Edi, S. Pd.I
2. Musofik, S.Pd
3. Khumaedulloh, S.Pd.I
BENDAHARA :
1. Turmudi
2. Sugiyanto

A. PENDIDIKAN DAN KADERISASI :
1. Didik Winarno, S.Pd., MM (Kord)
2. Edy Mustofa, SE
3. Ahmad Khoirul Afidin, S.Pd.I
4. Aris Wahidin, S.Pd.I
5. Arif Hidayatulloh
B. PEMBERDAYAAN EKONOMI :
1. Aminudin Gafa, S.Pd.I (Kord)
2. Nikmarofik
3. Tutor Sofan
4. Sohibin
C. OLAHRAGA :
1. Taufiq (Kord)
2. Ali Sodikin
3. Tabi'in
4. Supriyadi
D. SENI DAN BUDAYA :
1. Asep Awaludin
2. Mujiono
3. M. Kholid
4. M. Munir, S.Pd.I
E. AGAMA DAN IDIOLOGI :
1. Masrukhin (Kord)
2. Agus Salim, S.Sos.I
3. Neman Rosadi
4. Aminudin Jts

RIJALUL ANSOR :
KETUA :
Abdul Haris
SEKRETARIS :
M. Hidayatulloh
BENDAHARA :
Sugiyanto
ANGGOTA :
1. Lutfi
2. Badrudin
3. Mualim
4. Irham
5. Muntaha
6. Mahfud

Semoga Ansor tambah jaya... Amin...!!!

Minggu, 20 Oktober 2013

Video Lagu Indonesia Raya, Mars Ansor dan Subanul Wathon di Kebaturan

Rijalul Ansor dan Khoul KH Anwar Arif Kebaturan

RIJALUL ANSOR KEBATURAN BERSAMAAN DENGAN KHOUL SIMBAH KH. ANWAR ARIF

Setiap Bulan Dzul Hijjah Desa Kebaturan selalu mengadakan Khoul KH. Anwar. Beliau adalah seorang ulama' besar yang sangat disegani oleh masyarakat Kebaturan khususnya dan masyarakat Bawang pada umumnya. dengan adanya kegiatan rutin tahunan tersebut, maka akhirnyadigabung dengan kegiatan Khoul Masal Desa Kebaturan. 
Kegiatan Khoul Simbah KH. Anwar Arif dan Khoul masal Desa Kebaturan Ahad, 20 Oktober 2013 ini menghadirkan pembicara sekaligus sebagai vokalis simtudduror dari Pekalongan (KH. Zamrudin), karena acara tersebut dikemas dengan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor PAC Bawang. Akan tetapi berhubung kegiatan tersebut diadakan siang hari, maka peserta (secher mania) tidak bisa hadir secara maksimal dan semeriah kegiatan malam hari begitulah sambutan dari ketua Rijalul Ansor PAC Bawang.
Dalam acara tersebut turut hadir pula para Kyai2 diantaranya KH. Mubaidah Sulaiman, KH. Hamdan Sulaiman, KH. Nur Hadi Sulaiman, KH. Tahrir, dan  banyak Kyai-kyai yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu karena terlalu banyak Kyai-kyai hadir saat itu. juga tidak ketinggalan ketua MWC NU Bawang beserta jajarannya turut hadir.






Sabtu, 05 Oktober 2013

NABI MUSA AS DAN LELAKI PENDOSA BERTAUBAT



D
alam sebuah riwayat dijelaskan, bahwa pada zaman Nabi Musa as, kamum bani Israil pernah ditimpa musim kemaraau panjang, lalu mereka berkumpul menemui Nabi Musa as dan berkata: “Wahai Kalamullah, tolonglah doakan kami kepada Tuhanmu supaya Dia berkenan menurunkan hujan untuk kami!”
Kemudian berdirilah Nabi Musa as bersama kamunya dan mereka bersama-sama berangkat menuju ke tanah lapan. Dalam suatu pendapat dikatakan bahwa jumlah mereka pada waktu itu lebih kurang tujuh puluh ribu orang.
Setelah mereka sampai ke tempat yang dituju, maka Nabi Musa as mulai berdoa. Diantara doanya itu ialah : “Tuhanku, siramlah kami dengan air hujan-Mu, taburkanlah kepada kamirahmat-Mu dan kasihanilah kami terutama bagi anak-anak kecil yang masih menyusu, hewan ternak yang memerlukan rumput dan orang-orang tua yang sudah bongkok. Sebagaimana yang kami saksikan pada saat ini, langit sangat cerah dan matahari semakin panas.”
Nabi Musa as melanjutkan doanya: “Tuhanku, jika seandainya Engkau tidak lagi menganggap kedudukanku sebagai Nabi-Mu, maka aku mengharapkan keberkatan Nabi yang ummi yaitu Muhammad saw yang akan Engkau utus untuk Nabi akhir zaman.”
Kepada Nabi Musa as Allah menurunkan wahyu-Nya yang isinya: “Aku tidak pernah merendahkan kedudukanmu disisi-Ku, sesungguhnya disisi-Ku kamu mempuyai kedudukan yang tinggi. Akan tetapi bersama denganmu ini ada orang yang secara terang-terangan melakukan perbuatan maksiat selama empat puluh tahun. Engkau boleh memanggilnya supaya ia keluar dari kumpulan orang-orang yang hadir di tempat ini! Orang itulah sebagai penyebab terhalangnya hujan untuk kamu semuanya.”
Nabi Musa as kembali berkata: “Wahai Tuhanku, aku adalah hamba-Mu yang lemah, suaraku juga lemah, apakah mungkin suaraku ini akan dapat didengarnya, sedangkan jumlah mereka lebih dari tujuh puluh ribu orang?” Allah berfirman: “Wahai Musa, kamulah yang memanggil dan Aku-lah yang akan menyampaikannya kepada mereka!.”
Menuruti apa yang diperintahkan Allah, maka Nabi Musa as segera berdiri dan berseru kepada kaumnya: “Wahai seorang hamba yang durhaka yang secara terang-terangan melakukannya bahkan lamanya sebanyak empat puluh tahun, keluarlah kamu dari rombongan kami ini, karena kamulah, hujan tidak diturunkan oleh Allah kepada kami semuanya!”
Mendengar seruan Nabi Musa as itu, maka orang yang durhaka itu berdiri sambil melihat kekanan kekiri. Akan tetapi tidak melihat seorangpun yang keluardari rombongan itu. Demikian tahulah bahwa dia yang dimaksudkan oleh Nabi Musa as itu adalah dirinya sendiri. Di dalam hatinya berkata: “Jika aku keluar dari rombongan ini, niscaya akan terbukalah segala kejahatan yang telah aku lakukan selama ini terhadap kaum bani Israil, aka tetapi bila aku tetap bertahan untuk tetap duduk bersama mereka, pasti hujan tidak akan diturunkan oleh Allah SWT.”
Setelah berkata demikian dalam hatinya, lelaki itu lalu menyembunyikan kepalanya dibalik bajunya dan menyesali segala perbuatan yang telah dilakukannya sambil berdoa:
Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah durhaka kepada-Mu selama lebih empat puluh tahun walaupun demikian Engkau masih memberikan kesempatan kepadaku dan sekarang aku dating kepada-Mu dengan ketaatan maka terimalah taubatku ini.”
Beberapa saat selepas itu, kelihatnalah awan yang bergumpal di langit, seiring dengan itu hujanpun turun dengan lebatnya bagaikan ditumpahkan dari atas langit. Melihat keadaan demikian maka Nabi Mus as berkata: “Tuhanku, mengapa Engkau memberikan hujan kepada kami, bukankah diantara kami tidak ada seorangpun yang keluar serta mengakui akan dosa yang dilakukannya?”
Allah berfirman: “Wahai Musa, Aku menurunkan hujan ini juga disebabkan oleh orang yang dahulunya sebagai sebab Aku tidak menurunkan hujan kepada kamu.”
Nabi Musa berkata: “Tuhanku, lihatlah kepadaku siapa sebenarnya hamba-Mu yang taat itu?”
Allah berfirman: “Wahai Musa, dulu ketika dia durhaka kepada-Ku, Aku tidak pernah membuka aibnya. Apakah sekiarang Aku akan membuka aibnya itu ketika dia telah taat kepada-Ku? Wahai Musa, sesungguhnya Aku sangat benci kepada orang yang suka mengadu. Apakah sekarang Aku harus mengadu?”
Begitu luas rahmat Allah SWT yang dicurahkan kepada hamba-hamba-Nya, meskipun dosanya sebanyak buih di lautan, sepenuh bumi langit, apabila mau insyaf (taubat nasuha), maka pintu taubat akan senantiasa terbuka selama nafas belum sampai kerongkongan.
Dengan demikian janganlah heran jika doa-doa kita selama ini tidak dikabulkan oleh Allah SWT, siapa tahu diantara kita ada orang-orang yang durhaka hanya saja kita tidak tahu, atau jangan-jangan kita sendiri yang durhaka kepada Allah akan tetapi tidak kita sadari. Untuk itu marilah kita segera mungkin untuk bertaubat kepada Allah, istighfar setiap waktu dan berusaha untuk banyak-banyak beramal sholeh. Semoga Allah selalu meridhoi setiap gerak dan langkah kita. Amiin ya Rabbal 'Alamiin.

Minggu, 29 September 2013

RIJALUL ANSOR SIBEBEK BAWANG

Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor yang dilaksanakan di Desa Sibebek Bawang hari Sabtu malam Ahad, 28 September 2013 sangat luar biasa, dikarenakan selama ini bisa dikataan musim kemarau dan debu beterbangan di mana-mana, namun bersamaan dengan pelaksanaan Rijalul Ansor di Desa Sibebek sore harinya sebelum maghrib hujan turun dan cukup lebat, sehingga debu yang tadinya beterbangan di mana-mana mendadak hilang karena tersiram oleh air hujan. 


Itu menunjukkan hujan Rahmat, dimana awalnya anggota Rijalul Ansor hawatir kalau-kalau hujannya sampai malam, akan tetapi sebelum maghrib hujan pun berhenti dan malamnya cuaca cukup cerah sehingga anggota Ansor dan syecher mania beramai-ramai/berduyun-duyun mendatangi acara Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor di Desa Sibebek Kec. Bawang tersebut, dan ternyata pesertanya luar biasa dan lebih banyak daripada di Desa Candirejo karena pesertanya lebih dari 2000 orang, karena semakin lama semakin banyak yang kenal akan Rijalul Ansor di Bawang juga manfaatnya yang jelas untuk saat ini mengalahkan jauh kegiatn reggae musik, metalika, dan punk yang selama ini rame di kecamatan Bawang, yang mayoritas anggotanya adalah pelajar-pelajar baik SMP/MTs yang masih terbilang anak-anak.
Namun dengan adanya kegiatan Majlis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor perlahan-lahan kegiatan remaja reggae musik, metalika, dan punk di Kecamatan Bawang sudah mulai menyepi dan tersisih dengan Rijalul Ansor.

Semoga dengan adanya Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor di Kecamatan Bawang ini, anak-anak, remaja, pemuda penerus NU akan semakin paham dengan apa itu IPNU-IPPNU, Ansor-Fatayat, dan NU-Muslimat NU di negara Indonesia tercinta ini.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More